UNI-ASIA Logo WATA Logo
Pusat Pengobatan Kanker
Hubungi Kami
Pengobatan Intervensi Transarterial
Penyakit yang Sesuai:
Teknik ini terutama ditujukan untuk terapi paliatif pada karsinoma hepatoseluler primer stadium menengah hingga lanjut, tumor metastasis hati, serta tumor hipervaskular pada regio kepala leher, paru dan bagian lainnya. Selain itu, teknik ini dapat dijadikan kemoterapi ajuvan pasca prosedur guna menurunkan risiko kekambuhan di area lokal.
Keunggulan Teknologi:
Konsentrasi obat tinggi di lokasi tumor, peningkatan efikasi disertai penurunan toksisitas. Supraseleksi yang presisi, sifat penargetan yang kuat. Kombinasi yang fleksibel, cakupan aplikasi luas.
Buat Janji
Pengobatan Intervensi Transarterial

Pengobatan Intervensi Transarterial —— TAI / TAE / TACE

Pengobatan intervensi transarterial adalah sistem teknik minimal invasif dengan menyuntikkan obat kemoterapi atau agen embolik langsung ke arteri pemasok darah melalui kateter intravaskular. Berdasarkan perbedaan tujuan pengobatan dan cara kombinasi, dibagikan menjadi 3 metode utama, yakni TAI, TAE, dan TACE. Ketiganya bekerja secara bertahap dan bersama-sama menjadi dasar pengobatan regional untuk kanker hati dan berbagai jenis tumor hipervaskular lainnya.

Infusi Kemoterapi Transarterial (TAI): Teknik Pemberian Obat di Dalam Arteri untuk Kemoterapi Konsentrasi Tinggi Lokal

TAI merupakan teknik intervensi yang menempatkan mikrokateter secara supraselektif ke arteri suplai darah utama tumor, kemudian memberikan obat kemoterapi secara infus berkelanjutan maupun berdenyut langsung melalui jalur arteri. Prinsip kerja teknik ini adalah meningkatkan konsentrasi obat di jaringan tumor secara drastis, hingga puluhan kali lipat dibandingkan kemoterapi intravena sistemik. Di saat yang sama, distribusi obat dalam darah perifer berkurang, sehingga efek samping sistemik menurun secara nyata. TAI menjadi metode yang umum digunakan untuk terapi paliatif pengecilan tumor dan terapi kombinasi pada tumor yang tidak dapat direseksi secara bedah.

Prosedur dilaksanakan di bawah panduan angiografi secara real-time. Setelah arteri suplai darah tumor teridentifikasi, kateter diarahkan secara presisi ke cabang arteri target, lalu obat kemoterapi diberikan secara perlahan sesuai rencana terapi. Prosedur berlangsung cepat dengan trauma minimal. Pasca prosedur, umumnya hanya diperlukan penekanan pada lokasi tusukan.

Karakteristik Teknik

Konsentrasi obat tinggi di lokasi tumor, peningkatan efikasi disertai penurunan toksisitas: Konsentrasi obat di jaringan tumor mencapai kadar yang sangat tinggi, sehingga daya sitotoksik terhadap sel tumor meningkat dan efek samping toksik sistemik berkurang secara signifikan.

Supraseleksi yang presisi, sifat penargetan yang kuat: Teknik supraseleksi dengan mikrokateter mampu memastikan obat terkonsentrasi semaksimalnya di area lesi.

Kombinasi yang fleksibel, cakupan aplikasi luas: Sering diterapkan secara berurutan maupun dikombinasikan dengan embolisasi, ablasi, terapi target molekuler dan imunoterapi guna meningkatkan hasil terapi secara menyeluruh.

Indikasi

Teknik ini terutama ditujukan untuk terapi paliatif pada karsinoma hepatoseluler primer stadium menengah hingga lanjut, tumor metastasis hati, serta tumor hipervaskular pada regio kepala leher, paru dan bagian lainnya. Selain itu, teknik ini dapat dijadikan kemoterapi ajuvan pasca prosedur guna menurunkan risiko kekambuhan di area lokal.

Embolisasi Transarterial (TAE): Teknik Embolisasi Tanpa Kemoterapi untuk Memutus Suplai Darah Tumor

TAE merupakan teknik intervensi yang menyalurkan agen embolik secara selektif ke arteri suplai darah tumor melalui kateter. Tindakan ini memutus aliran darah secara mekanis, sehingga jaringan tumor mengalami iskemia dan hipoksia yang berujung pada nekrosis. Prosedur ini tidak disertai pemberian infus obat kemoterapi, sehingga diindikasikan bagi pasien yang tidak dapat menerima kemoterapi atau yang hanya memerlukan efek sitotoksik akibat iskemia terhadap lesi tumor.

Selama prosedur, setelah arteri suplai darah tumor teridentifikasi secara akurat, material embolik seperti partikel spons gelatin, partikel polivinil alkohol (PVA), maupun mikrosfer pembawa obat akan disuntikkan guna menyumbat jaringan mikrovaskular tumor secara langsung. Pasca embolisasi, terputusnya suplai darah menyebabkan jaringan tumor segera mengalami nekrosis koagulatif, dan massa tumor akan mengecil secara bertahap.

Karakteristik Teknik

Efek sitotoksik murni akibat iskemia, bebas toksisitas kemoterapi: Terhindar dari efek samping hepatik dan sistemik akibat obat kemoterapi. Teknik ini sangat sesuai untuk pasien dengan fungsi hati yang menurun maupun pasien yang tidak toleran terhadap kemoterapi.

Prosedur sederhana, dapat dilakukan berulang kali: Menggunakan jalur akses minimal invasif. Apabila diperlukan, embolisasi dapat dilakukan secara bertahap dan per wilayah, sehingga ritme terapi dapat diatur secara fleksibel.

Indikasi luas, meningkatkan efikasi secara sinergis: Dapat dikombinasikan dengan terapi lokal seperti ablasi frekuensi radio dan ablasi gelombang mikro guna menjangkau jaringan sisa di pinggiran area ablasi.

Indikasi Penggunaan

Teknik ini digunakan untuk karsinoma hepatoseluler yang tidak dapat direseksi bedah, hemangioma hati, tumor metastasis hipervaskular, serta hemostasis darurat pada tumor hati yang mengalami ruptur dan perdarahan. Teknik ini terutama ditujukan bagi pasien yang tidak toleran terhadap kemoterapi atau yang memerlukan perlindungan fungsi hati sisa.

Embolisasi Kemoterapi Transarterial(TACE): Terapi intervensi lini pertama untuk kanker hati dengan sinergi kemoterapi dan embolisasi

TACE merupakan teknik intervensi gabungan. Prinsip kerjanya yaitu menyuntikkan emulsi yang tercampur antara obat kemoterapi dan lipiodol ke dalam arteri suplai darah tumor, kemudian dilakukan penyumbatan menggunakan agen embolik.

Teknik ini menggabungkan keunggulan kemoterapi konsentrasi tinggi secara lokal dari TAI serta efek kerusakan sel akibat iskemia dari TAE. Obat kemoterapi dapat tertahan dalam jangka waktu lama di jaringan tumor dan bekerja secara berkelanjutan. Di samping itu, terputusnya suplai darah tumor akan menciptakan efek antitumor yang sinergis. TACE menjadi terapi standar untuk kanker hati stadium menengah menurut klasifikasi BCLC.

Selama prosedur, emulsi obat kemoterapi dan lipiodol disuntikkan secara perlahan terlebih dahulu guna mengisi seluruh mikrovaskular tumor. Selanjutnya ditambahkan material embolik seperti spons gelatin untuk memperkuat penyumbatan pembuluh darah. Lipiodol berperan bukan hanya sebagai media embolik, melainkan juga sebagai pembawa obat kemoterapi dan agen pelacak, sehingga memudahkan pemeriksaan pencitraan dalam tindak lanjut pasca prosedur.

Karakteristik

Serangan Ganda Kemoterapi dan Embolisasi: Kombinasi kemoterapi lokal berkelanjutan dan nekrosis akibat iskemia mampu menyebabkan nekrosis pada area tumor yang luas hanya dalam satu sesi terapi.

Pelepasan Obat Secara Bertahap, Paparan Sistemik yang Rendah: Emulsi lipiodol akan membuat obat kemoterapi dilepaskan secara perlahan, memperpanjang durasi kerja obat serta menurunkan toksisitas sistemik.

Didukung bukti klinis memadai dan direkomendasikan dalam pedoman medis:

Banyak penelitian klinis telah membuktikan manfaat peningkatan kelangsungan hidup pasien. Terapi ini merupakan pilihan terapi standar lini pertama untuk kanker hati stadium menengah.

Indikasi

Terapi ini utamanya digunakan untuk kanker hati primer stadium menengah hingga lanjut yang tidak dapat direseksi secara bedah, juga dapat digunakan untuk pengobatan paliatif pada tumor metastatik hati serta sebagian tumor hipovaskular. Sering dikombinasikan dengan ablasi, terapi target molekuler, dan terapi imun untuk lebih memperpanjang masa kelangsungan hidup pasien serta meningkatkan kualitas hidup. 

Tim MDT
Menghimpun para ahli senior di bidang pengobatan kanker presisi minimal invasif di China untuk menyediakan layanan pengobatan kanker minimal invasif terdepan di dunia.
Lebih Banyak Dokter
Kisah Pasien
Di Rumah Sakit UNI-ASIA Chengdu, setiap perjalanan mencari pengobatan terukir dengan keberanian dan harapan; setiap kisah menjadi saksi kebersamaan dokter dan pasien dalam mengatasi penyakit.
Lebih Banyak Kasus

Konsultasi Gratis

Jenis Konsultasi
Nama
Jenis Kelamin
Tanggal Lahir
Kebangsaan
Negara Tempat Tinggal
Nomor Telepon
Email
Pertanyaan Anda
Kebijakan Privasi dan Pernyataan