- Jenis Kanker
- Kanker Hati
- KANKER HATI–JANGAN HANYA MENCARI HARAPAN, YANG LEBIH PENTING ADALAH TEMUKAN ARAH PENGOBATAN YANG TEPAT
KANKER HATI–JANGAN HANYA MENCARI HARAPAN, YANG LEBIH PENTING ADALAH TEMUKAN ARAH PENGOBATAN YANG TEPAT
Ada satu pertanyaan yang sangat sering kami terima dari pasien maupun pihak keluarga:
"Dok, saya terdiagnosis kanker hati... apakah saya masih memiliki kesempatan?"
Itu bukan sekadar pertanyaan tentang kondisi penyakit. Pertanyaan tersebut mencerminkan kecemasan, rasa takut, sekaligus harapan dari begitu banyak keluarga saat memegang hasil diagnosis di tangan mereka.
Pada kenyataannya, kanker hati dahulu dianggap sebagai salah satu jenis kanker dengan prognosis terburuk. Namun, seiring dengan perkembangan kedokteran modern, kini semakin banyak metode pengobatan yang dapat membantu memperpanjang kelangsungan hidup pasien, mengontrol perkembangan penyakit dengan lebih baik, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Hal yang terpenting adalah pasien perlu mendapatkan evaluasi kondisi secara tepat dan menyusun rencana pengobatan yang sesuai sejak awal.
Apa itu kanker hati?

Menurut Prof. Liao Zhengyin — Kepala dan Pakar Tingkat I di Pusat Onkologi Rumah Sakit Huaxi, kanker hati adalah penyakit berupa sel-sel hati pertumbuhan secara tidak normal dan membentuk massa tumor ganas. Jenis yang paling sering dijumpai adalah karsinoma hepatoseluler, yang mencakup sebagian besar kasus kanker hati primer.
Kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang sering terjadi di Asia, termasuk di Indonesia. Beberapa faktor risiko meliputi:
- Infeksi hepatitis B atau hepatitis C kronis.
- Sirosis hati akibat konsumsi alkohol atau penyakit hati berlemak.
- Penyakit hati kronis yang berlangsung lama.
- Paparan toksin Aflatoksin dalam bahan makanan yang tidak disimpan dengan benar.
- Beberapa penyakit genetik atau gangguan metabolisme.
Hal yang perlu diwaspadai adalah pada stadium awal, kanker hati sering kali berkembang secara tersembunyi tanpa gejala. Banyak pasien baru terdeteksi saat menjalani pemeriksaan kesehatan rutin atau pemeriksaan untuk alasan medis lainnya.
Penilaian awal untuk pasien Kanker Hati
Silakan pilih opsi yang paling sesuai dengan kondisi Anda saat ini.
Bagaimana perubahan yang terjadi pada pengobatan kanker hati?
Prof. Liao Zhengyin menjelaskan bahwa dahulu banyak orang beranggapan saat terdiagnosis kanker hati, hanya ada 2 pilihan pengobatan, yaitu operasi pembedahan atau kemoterapi.
Saat ini, metode pengobatan telah sangat berkembang. Pemilihan metode bergantung pada berbagai faktor, seperti:
- Stadium penyakit.
- Ukuran dan jumlah massa tumor.
- Sisa fungsi organ hati.
- Kondisi kesehatan secara umum.
- Riwayat pengobatan sebelumnya.
Pasien mungkin direkomendasikan untuk menjalani:
- Reseksi hati.
- Transplantasi hati (pada kasus-kasus yang memenuhi persyaratan medis).
- Kemoembolisasi Transarterial (TACE).
- Ablasi Frekuensi Radio atau Ablasi Gelombang Mikro.
- Terapi Target.
- Imunoterapi.
- Radioterapi pada beberapa kasus tertentu.
- Atau kombinasi dari beberapa metode untuk mencapai efektivitas yang optimal.
Oleh karena itu, penanganan kanker hati saat ini tidak lagi bergantung pada keputusan satu dokter saja, melainkan membutuhkan kolaborasi tim MDT untuk menyusun rencana penanganan yang dipersonalisasi bagi setiap pasien.
Peran konsultasi MDT dalam Penanganan Kanker Hati
Salah satu perubahan penting dalam pengobatan kanker hati dalam beberapa tahun terakhir adalah tidak lagi bergantung pada keputusan satu disiplin ilmu spesialis.
Kanker hati merupakan penyakit yang kompleks. Selain mengevaluasi massa tumor, dokter juga harus mempertimbangkan berbagai faktor lain, seperti:
- Sisa fungsi organ hati.
- Tingkat keparahan sirosis hati.
- Penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, dll.
- Toleransi dan daya tahan pasien terhadap prosedur pengobatan.
- Target pengobatan(pengobatan kuratif atau kontrol penyakit).
Oleh karena itu, banyak pusat penanganan onkologi saat ini menerapkan model MDT, yaitu konsultasi medis lintas multidisiplin.

Dalam satu sesi konsultasi tim MDT, kondisi pasien dapat dievaluasi oleh berbagai pakar dari bermacam bidang spesialisasi, seperti:
- Bedah Hepatobilier.
- Onkologi Medis.
- Diagnostik Pencitraan.
- Radiologi Intervensi.
- Onkologi Radiasi.
- Patologi Anatomi.
- Anestesi dan Resusitasi.
Tujuan dari MDT adalah untuk menganalisis rekam medis secara komprehensif dan menyepakati rencana pengobatan yang paling sesuai bagi setiap individu pasien, bukan hanya berdasarkan sudut pandang dari satu bidang spesialisasi saja.
Bagi kasus-kasus medis yang memiliki banyak opsi pengobatan atau kasus yang sebelumnya telah menerima penanganan namun belum memberikan respons terapi yang diharapkan, model MDT dapat memberikan tambahan wawasan klinis guna mendukung pengambilan keputusan medis yang tepat.
Terapi Minimal Invasif – Tren yang Semakin Banyak Diterapkan
Bukan semua pasien kanker hati harus dijalani tindakan operasi pembedahan terbuka.
Pada beberapa kasus tertentu, teknik minimal invasif dapat dipertimbangkan apabila sesuai dengan karakteristik massa tumor serta kondisi kesehatan pasien secara umum.
Beberapa teknik yang saat ini diterapkan di berbagai pusat penanganan kanker di seluruh dunia meliputi:
Kemoembolisasi Transarterial (TACE)

TACE merupakan metode memasukkan kateter ke dalam arteri penyuplai darah ke tumor untuk menginfusikan obat kemoterapi yang dikombinasikan dengan bahan embolisasi, dengan tujuan menyumbat pasokan aliran darah ke tumor.
Ini merupakan opsi yang sering dipertimbangkan pada pasien kanker hati yang tidak lagi memiliki indikasi bedah, namun masih memenuhi kriteria terapi medis.
Ablasi Frekuensi Radio (RFA)
RFA memanfaatkan energi panas yang dihasilkan oleh gelombang frekuensi radio untuk menghancurkan jaringan tumor.
Metode ini biasanya dipertimbangkan untuk massa tumor berukuran kecil dan berada pada lokasi yang sesuai.
Ablasi Gelombang Mikro (MWA)
MWA menghasilkan suhu panas menggunakan gelombang mikro (microwave) untuk mematikan sel-sel tumor.
Dibandingkan dengan RFA, MWA mampu menciptakan cakupan area ablasi yang lebih luas pada kasus-kasus tertentu dan diterapkan sesuai indikasi dokter.
Krioablasi
Berbeda dengan teknik yang memanfaatkan energi panas, krioablasi menggunakan suhu yang ultra dingin untuk menghancurkan jaringan lesi.
Metode ini dapat menjadi pilihan pada situasi klinis tertentu.
Terapi Sistemik
Selain terapi intervensi lokal, terapi sistemik seperti terapi target atau imunoterapi juga memegang peran penting pada banyak pasien kanker hati stadium lanjut. Pemilihan jenis obat dan kombinasi terapi tergantung pada panduan medis resmi, karakteristik tumor, serta kondisi kesehatan masing-masing pasien.
Mengapa banyak pasien memilih menjalani terapi adjuvan di Rumah Sakit Uni-Asia?
Rumah Sakit Uni-Asia dijuluki sebagai rumah sakit Top 2 di Tiongkok, kasus-kasus berat yang ditolak oleh rumah sakit lain dapat ditangani oleh Rumah Sakit Uni-Asia. Rumah Sakit Huanya merupakan rumah sakit khusus yang berfokus pada terapi adjuvan kanker, yang berlokasi di Chengdu, Tiongkok.
Arah pengembangan rumah sakit adalah menggabungkan model-model berikut:
- Konsultasi tim MDT.
- Pengobatan adjuvan minimal invasif.
- Pengobatan adjuvan yang dipersonalisasi.
- Pemantauan berkelanjutan selama seluruh proses pengobatan adjuvan.
Salah satu keunggulan yang dihadirkan oleh rumah sakit kami adalah menghimpun para dokter ahli yang sebelumnya bertugas di rumah sakit besar di Tiongkok dalam bidang onkologi, medis intervensi, dan radiologi diagnostik.
Rumah sakit ini menerapkan berbagai teknik pengobatan adjuvan, seperti:
- Intervensi.
- RFA.
- MWA.
- Krioablasi.
- Implantasi Partikel Radiasi.
- Pengobatan Adjuvan Imunoterapi.
- Pengobatan Adjuvan Target.
- Dikombinasikan berbagai metode pengobatan adjuvan sesuai indikasi.
Pemilihan teknik pengobatan adjuvan dilakukan setelah dokter menganalisis rekam medis, hasil laboratorium, dan pemeriksaan pencitraan dari setiap pasien.
Tim Pakar Rumah Sakit Kami
Salah satu faktor utama yang membangun reputasi Rumah Sakit Uni-Asia adalah tim profesor yang unggul dan berpengalaman luas. Di antaranya meliputi:
Prof. Liao Zhengyin

Profesor, Doktor, Dokter Spesialis Utama, Pakar Tingkat I di Pusat Onkologi Rumah Sakit Huaxi
Postdoctoral Fellow di Chinese PLA General Hospital
Peneliti Tamu Senior di Rumah Sakit Johns Hopkins Amerika Serikat
Pelopor dalam bidang MDT untuk penanganan tumor kompleks di Tiongkok
Anggota Komite Eksekutif WATA
Memiliki pengalaman klinis lebih dari 30 tahun dalam penanganan kasus kanker
Kumulasi total tindakan prosedur lebih dari 100.000 kasus
Profesional:
Memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam bidang onkologi intervensi dan terapi Minimal Invasif
Dalam penanganan kanker modern, dokter tidak hanya bertindak sebagai pengambil keputusan mengenai metode pengobatan, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan antara efektivitas terapi, preservasi fungsi organ, serta kualitas hidup jangka panjang pasien.
Khususnya pada penyakit dengan perjalanan klinis yang kompleks seperti kanker serviks, kanker hati, kanker paru-paru, atau kanker pankreas, penentuan waktu yang tepat untuk tindakan pembedahan, kemoterapi, radioterapi, maupun teknik intervensi harus diperhitungkan secara cermat. Oleh karena itu, banyak pusat onkologi terkemuka di dunia membangun tim pakar yang memiliki keahlian mendalam di setiap bidang terapi.
Prof. Liao Zhengyin merupakan salah satu pakar terkemuka di bidang onkologi intervensi dan terapi minimal invasif yang saat ini bertugas di rumah sakit.
Beliau pernah menjabat sebagai Pakar Tingkat I di Pusat Onkologi Rumah Sakit Huaxi Universitas Sichuan, yang merupakan salah satu rumah sakit pendidikan universitas terbesar di Tiongkok. Selanjutnya, beliau menyelesaikan program penelitian pascadoktoral di PLA General Hospital serta menjalani riset akademik di Johns Hopkins Hospital Amerika Serikat. Pengalaman-pengalaman tersebut memungkinkan beliau mendalami berbagai pendekatan terapi modern di bidang medis intervensi dan onkologi.
Hal yang menjadi catatan penting dalam perjalanan karir Prof. Liao adalah beliau tidak hanya berfokus pada penanganan satu jenis kanker saja, melainkan memiliki pengalaman luas dalam berbagai kelompok penyakit seperti kanker hati, kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker kolorektal, serta tumor metastatik. Hal ini mencerminkan karakteristik khas dari spesialisasi onkologi intervensi, di mana dokter perlu berkolaborasi dengan berbagai bidang spesialisasi lain untuk menyusun rencana penanganan yang komprehensif.
Klik di sini untuk membuat janji konsultasi dengan Dr. Liao Zhengyin.
Prof. Zhang Jinshan

Profesor, Doktor, Dokter Spesialis Utama, Pembimbing Program Doktoral
Kepala Departemen Radiodiagnostik Chinese PLA General Hospital
Doktor Kedokteran Universitas Nagasaki Jepang
Maestro Radiologi Intervensi Tiongkok
Orang pertama yang meraih gelar Doktor dalam bidang Kedokteran Radiologi di Tiongkok
Memiliki pengalaman klinis lebih dari 40 tahun dalam penanganan kasus kanker
Kumulasi total tindakan prosedur lebih dari 50.000 kasus
Total publikasi artikel ilmiah lebih dari 300 karya tulis ilmiah
Profesional:
Pakar dalam pengobatan intervensi onkologi
Dalam penanganan kanker modern, tidak semua massa tumor dapat langsung diangkat melalui prosedur pembedahan sejak awal. Pada beberapa kasus tertentu, khususnya ketika lokasi tumor sulit dijangkau, berukuran besar, atau ketika pasien memiliki berbagai penyakit penyerta, teknik intervensi vaskular dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari keseluruhan rencana penanganan komprehensif.
Prof. Zhang Jinshan merupakan salah satu pakar yang memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang intervensi vaskular dan radiologi diagnostik. Beliau pernah bertugas di PLA General Hospital, merupakan salah satu rumah sakit tingkat pusat di Tiongkok, serta salah satu institusi dengan sejarah perkembangan kedokteran intervensi yang panjang.
Prof. Zhang meraih gelar Doktor Kedokteran dan sempat menjalani riset di Universitas Nagasaki Jepang. Selama perjalanan karirnya, beliau berfokus pada teknik intervensi endovaskular, penanganan penyakit pembuluh darah, serta aplikasi medis intervensi dalam penanganan berbagai jenis tumor.
Prof. Zhang Jinshan telah berpartisipasi dalam penanganan berbagai kelompok penyakit kanker, khususnya penyakit pada organ hati, pankreas, serta tumor yang berkaitan erat dengan sistem pembuluh darah.
Dalam penanganan kasus-kasus tersebut, dokter tidak hanya dituntut untuk memahami secara mendalam karakteristik biologis dari tumor, tetapi juga harus mengevaluasi anatomi pembuluh darah secara presisi. Hal ini bertujuan untuk menentukan jalur akses dan teknik yang paling tepat guna mencapai target terapi sekaligus meminimalkan risiko komplikasi.
Di samping aktivitas klinisnya, beliau juga aktif dalam pelatihan tenaga medis dokter serta penelitian ilmiah di bidang intervensi vaskular, yang turut berkontribusi pada perkembangan spesialisasi ini di Tiongkok.
Klik di sini untuk membuat janji konsultasi dengan Dr. Zhang Jinshan.
Prof. Xiao Yueyong

Profesor, Doktor, Pembimbing Program Doktoral
Kepala Departemen Radiodiagnostik Chinese PLA General Hospital
Ketua Perdana WATA
Pengalaman klinis lebih dari 40 tahun dalam penanganan kasus kanker
Kumulasi total tindakan prosedur lebih dari 100.000 kasus
Profesional:
Pakar Terapi Ablasi Tumor dengan Teknik Minimal Invasif
Seiring dengan perkembangan pencitraan medis dan teknologi kedokteran, teknik ablasi tumor telah menjadi salah satu bidang terapi yang banyak diteliti dan diterapkan di berbagai pusat penanganan onkologi di seluruh dunia.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh Rumah Sakit Uni-Asia, Prof. Xiao Yueyong merupakan seorang pakar di bidang ini. Beliau pernah bertugas di Chinese PLA General Hospital dan memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam penanganan tumor menggunakan teknik minimal invasif berbasis panduan pencitraan.
Berdasarkan profil profesionalnya, Prof. Xiao Yueyong terlibat aktif dalam berbagai kegiatan penelitian dan akademis terkait metode ablasi tumor, sekaligus memegang peranan penting dalam berbagai organisasi spesialis bidang ablasi.
Prof. Xiao Yueyong memiliki pengalaman luas dalam menerapkan teknik ablasi tumor pada berbagai jenis kanker, seperti kanker hati, paru-paru, ginjal, serta beberapa jenis tumor padat lainnya.
Dalam praktik klinis, pemilihan teknik tidak hanya bergantung pada ukuran massa tumor, tetapi juga memerlukan pertimbangan cermat terhadap lokasi anatomi, jarak tumor dari pembuluh darah besar, saluran empedu, saraf, maupun organ-organ vital di sekitarnya.
Oleh karena itu, keputusan mengenai tindakan terapi umumnya diambil melalui kolaborasi antara dokter intervensi, dokter radiologi diagnostik, dan para pakar dalam tim MDT.
Klik di sini untuk membuat janji konsultasi dengan Dr. Xiao Yueyong.
Kanker hati merupakan penyakit yang kompleks, namun kemajuan di bidang kedokteran telah membuka lebih banyak pilihan terapi dibandingkan sebelumnya. Hal yang terpenting adalah pasien mendapatkan evaluasi menyeluruh serta rencana penanganan yang disesuaikan dengan stadium penyakit, fungsi organ hati, dan target pengobatan.
Baik memilih untuk menjalani pengobatan di Indonesia maupun di luar negeri, pasien disarankan untuk berkonsultasi secara mendalam dengan dokter yang menangani, menyiapkan rekam medis secara lengkap, serta menggali informasi dari sumber-sumber yang terpercaya. Pengambilan keputusan berbasis evaluasi medis profesional akan memberikan kepastian yang lebih jelas bagi pasien dan keluarga selama proses pengobatan, dibandingkan hanya mengandalkan informasi di internet yang belum terverifikasi.
Jika Anda ingin berkonsultasi secara langsung dengan tim dokter kami, silakan hubungi kami melalui WhatsApp: 082152166815. Tim dokter kami akan memberikan layanan konsultasi daring gratis langsung dari rumah Anda.
Ulasan Pasien
Siti Rahmah: Hal yang saya butuhkan bukanlah sebuah janji. Tahun ini saya berusia 56 tahun. Setelah terdiagnosis kanker hati, seluruh keluarga saya hampir putus asa. Kami membawa rekam medis ke banyak tempat untuk mempelajari lebih lanjut tentang pilihan-pilihan pengobatan. Hal yang membuat saya terkesan saat berkonsultasi dengan tim dokter di Rumah Sakit Uni-Asia adalah cara mereka meluangkan waktu untuk memeriksa setiap hasil laboratorium, setiap lembar hasil pencitraan, dan menjelaskan secara sangat jelas mengapa suatu metode lebih sesuai dibandingkan metode lainnya untuk kasus saya. Tidak ada yang memberikan janji berlebihan, namun justru ketelitian dan transparansi itulah yang membuat keluarga saya merasa lebih tenang saat mengambil keputusan. Dan hasilnya benar-benar tidak mengecewakan keluarga kami. Terima kasih banyak kepada tim dokter Rumah Sakit Uni-Asia, semoga rumah sakit ini semakin berkembang!
Suharto Sastrowardoyo: Setelah berbulan-bulan menjalani pengobatan, rekam medis saya sudah setebal beberapa kilogram. Dulu saya berpikir dokter hanya akan melihat sekilas beberapa halaman saja, namun dalam sesi konsultasi, setiap hasil pemeriksaan diteliti dengan sangat cermat. Hal itu membuat saya merasakan adanya rasa hormat yang mendalam kepada pasien. Meskipun rencana pengobatan perlu dipertimbangkan dengan matang, memahami dengan jelas kondisi diri sendiri telah membantu saya menjadi lebih tenang dan percaya diri. Setelah 1 minggu mempertimbangkan, keluarga saya akhirnya memutuskan untuk memercayakan pengobatan kepada Prof. Liao Zhengyin. Saat ini, setelah lebih dari 1 tahun menjalani terapi, kondisi kesehatan saya masih sangat stabil. Saya merasa sangat beruntung dapat bertemu dengan Prof. Liao.
Bambang Suryono: Hal yang membuat saya merasa tenang adalah dokter sangat mau mendengarkan. Pada awalnya saya sangat cemas karena mengira dokter hanya akan membicarakan tentang hasil pemeriksaan laboratorium. Namun, hal pertama yang mereka tanyakan adalah apa saja yang telah saya lalui selama proses pengobatan dan apa yang paling membuat saya khawatir. Sesi diskusi tidak hanya berpusat pada penyakit, tetapi juga membantu saya memahami lebih jelas mengenai pilihan-pilihan yang dapat dipertimbangkan pada tahap selanjutnya. Rasa percaya diri yang ditunjukkan dokter terhadap kondisi saya membuat saya tidak merasa khawatir lagi, dan keluarga memutuskan untuk percaya sepenuhnya kepada dokter. Sekarang sudah hampir 3 tahun berlalu, setiap hari saya masih memasak untuk anak-anak dan menjemput cucu pulang sekolah di sore hari. Sungguh sangat membahagiakan!
Sri Wahyuni: Kami tidak sedang mencari sebuah keajaiban. Ketika mendengar kabar bahwa ibu saya mengidap kanker hati, seluruh keluarga kami hampir putus asa. Hal yang diharapkan keluarga adalah mendapatkan opini tambahan dari dokter spesialis ahli kanker hati sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Setelah mempelajari rekam medis, Prof. Liao Zhengyin menjelaskan dengan sangat jelas poin-poin yang perlu diperhatikan, opsi-opsi yang dapat dipertimbangkan, serta informasi tambahan yang masih diperlukan. Sesi diskusi berlangsung sekitar satu jam lebih, namun jujur saja saya merasa penyakit kanker seperti ini bagi para dokter di sini bukanlah hal yang menakutkan. Mereka menganalisis penyakit ibu saya dengan sangat tenang dan terkesan begitu sederhana, hal itu membantu keluarga kami menjadi jauh berkurang rasa paniknya. Kami akhirnya memutuskan untuk mengikuti petunjuk dari Profesor, dan keajaiban benar-benar menghampiri keluarga kami. Saat ini, ibu saya telah menjalani pengobatan selama lebih dari 3 tahun, masih rutin melakukan pemeriksaan kontrol berkala, dan semuanya berada dalam kondisi yang sangat baik. Saya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada Anda sekalian: kondisi mental sangatlah penting, tetaplah saling memberikan dorongan semangat, bersikaplah optimistis, dan semuanya akan baik-baik saja! Cobalah berkonsultasi dengan Prof. Liao Zhengyin, saya yakin keluarga Anda juga akan terbebas dari banyak kelelahan yang tidak perlu.
Euis Sunarsih: Tidak ada lagi perasaan harus mencari jalan sendiri. Sebelumnya, saya menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk membaca informasi di internet, namun semakin dibaca justru semakin membingungkan. Ketika Prof. Liao Zhengyin menjelaskan setiap hasil pemeriksaan serta alasan di balik masing-masing arah penanganan, saya menyadari bahwa hal yang paling saya butuhkan bukanlah tambahan informasi semata, melainkan informasi yang tepat dan sesuai dengan kondisi spesifik saya sendiri.
Wayan Sudiartha: Sesi diskusi yang membantu saya memahami kondisi dengan lebih jelas. Saya telah menyiapkan banyak pertanyaan sebelum sesi konsultasi. Hal yang mengejutkan adalah dokter secara proaktif menjelaskan hampir semua hal yang selama ini membuat saya cemas. Setelah sesi diskusi tersebut, saya memahami penyakit saya dengan lebih baik dan tahu apa saja yang perlu disiapkan untuk proses pengobatan selanjutnya. Keputusan untuk memercayakan pengobatan kepada Prof. Liao mungkin merupakan keputusan paling bijak yang membantu saya mendapatkan 'kehidupan kedua'.
Maria Magdalena Situmorang: Rumah sakit ini sangat terkenal di Tiongkok maupun secara internasional, saat saya berobat di sini banyak sekali pasien dari luar negeri. Kamar untuk pasien asal Indonesia juga ramai, dokternya sangat ahli, dan karena bekas lukanya kecil, pemulihan saya berjalan sangat cepat. Chengdu adalah kota yang paling layak huni di Tiongkok, biaya pengobatan maupun biaya hidupnya jauh lebih murah dibandingkan kota-kota lain, bahkan buah-buahan dan barang lainnya saya lihat lebih murah daripada di Indonesia. Dulu saya harus mempertimbangkan banyak faktor: rumah sakit, metode pengobatan, dokter, hingga biaya...sebelum akhirnya memutuskan untuk memilih rumah sakit ini. Dan saya merasa telah mengambil keputusan yang sangat tepat!